Video Loom 15–20 menit
Layar kami, suara kami. Kami buka porto kamu dan bahas tiap saham: bisnisnya, harga beli kamu, porsinya, dan risiko apa yang ikut di dalamnya. Tonton kapan saja, ulang kapan saja.
Kebanyakan orang minta portonya dibedah karena satu hal: kurang yakin dengan isinya.
Budi Ryan, Penasihat Investasi berizin OJK, bedah saham demi saham dan beri skor, supaya kamu tahu persis risiko yang kamu pegang, lalu putuskan sendiri: terima, atau ganti. Bayar sekali, Rp500.000.
Contoh laporan. Nama dan angka ilustrasi.
Pendapat dari Budi Ryan, Penasihat Investasi berizin OJK. Cek izinnya di situs OJK.
Supaya kamu tahu apa yang kamu pegang, dan kenapa.
Layar kami, suara kami. Kami buka porto kamu dan bahas tiap saham: bisnisnya, harga beli kamu, porsinya, dan risiko apa yang ikut di dalamnya. Tonton kapan saja, ulang kapan saja.
Skor dari lima sisi dan skor keseluruhan. Tiap saham diberi kelas dan keputusan pegang atau jual, dengan alasannya. Mau menerima risikonya atau tidak, kamu yang memutuskan. Contohnya di bawah.
Satu klien rekaan. Nama saham disamarkan.
Rata-rata lima sisi di bawah. Yang paling menahan: harga beli, dan porto yang banyak tapi tidak tersebar.
Skor yang sama dipakai untuk semua porto, jadi kamu bisa membandingkan.
Empat bisnis bagus, tujuh biasa, lima belum untung. Yang terbesar justru yang terbaik.
Separuh uang masuk di harga di atas value (taksiran nilai wajar perusahaan dari laba normalnya). Turun jauh dari harga beli tidak membuatnya murah.
16 saham, tapi 47% di komoditas yang naik-turun bersama. Banyak, bukan tersebar.
Kerja penuh waktu, cek porto sebulan sekali. Cocok, asal isinya tidak perlu diawasi tiap hari.
Sebagian besar dibeli karena sedang ramai. Enam posisi di bawah 1% adalah jejaknya. Ini bisa dipelajari.
16 saham di satu akun. Nilai memakai harga penutupan saat screenshot.
| Saham | Sektor | Porsi | Selisih dari harga beli |
|---|---|---|---|
| Saham A | Bank | 28% | −12,4% |
| Saham B | Batu bara | 14% | −8,1% |
| Saham C | Nikel | 12% | −44,3% |
| Saham D | Properti | 9% | −47,0% |
| Saham E | Tambang emas dan tembaga | 8% | −35,2% |
| Saham F | Sawit | 7% | −14,8% |
| Saham G | Petrokimia | 6% | −41,9% |
| Saham H | Telekomunikasi | 5% | −23,7% |
| Saham I | Konstruksi | 4% | −58,3% |
| Saham J | Bank digital | 3% | −66,1% |
| 6 saham lain, masing-masing di bawah 1% | 4% | ||
Komoditas: batu bara, nikel, emas, sawit, petrokimia. Saat harga dunia turun, semuanya ikut turun. Saham yang sedang ramai: 5 saham sudah turun lebih dari separuh dari harga beli. Terlalu banyak: 6 posisi di bawah 1%, tidak berarti bagi hasil porto. Yang di tempat yang tepat: Saham A, dan tiga saham lain yang harganya di bawah value.
Tiap saham dinilai dari dua hal: bisnisnya, dan harganya dibanding value perusahaannya. Dari situ setiap saham masuk salah satu kelas.
Value dihitung dari laba normal: berapa tahun laba yang pantas dibayar, paling banyak 15 tahun. Overvalued berarti harga di atas value, berapa pun turunnya dari puncak. Kelas menilai sahamnya; Keputusan menilai porsinya di porto kamu.
Value dihitung dengan cara yang sama: laba normal per tahun dikali tahun yang pantas dibayar, plus kas bersih bila ada.
| Saham | Porsi | Selisih dari harga beli | Yang terlihat | Keputusan |
|---|---|---|---|---|
| B Saham FSawit | 7% | −14,8% | Sawit tanpa utang, kas bersih besar; harga 0,7 kali value. Komoditas, jadi tidak ditambah. | Pegang |
| C Saham GPetrokimia | 6% | −41,9% | Laba tahun lalu dari satu triwulan saja, tiga tahun sebelumnya rugi; harga 4 kali value. | Jual semua |
| A Saham HTelekomunikasi | 5% | −23,7% | Laba dan dividen stabil; yang turun hanya sentimen sektornya. Harga 0,8 kali value. | Pegang |
| D Saham IKonstruksi | 4% | −58,3% | Utang jauh di atas kemampuan bayar. Tidak kami beri value. | Jual semua |
| D Saham JBank digital | 3% | −66,1% | Kredit tanpa agunan, belum pernah untung. Tidak kami beri value. | Jual semua |
| 6 saham lain, masing-masing di bawah 1% | 4% | Bersama-sama 4% porto. Harganya jauh di atas value, atau belum ada laba normal. Porsi sekecil ini tidak berarti bagi hasil porto. | Jual semua |
Value: taksiran Budi Ryan, Penasihat Investasi berizin OJK, dari laba normal, dibulatkan; bukan prediksi harga. Penilaian ini pendapatnya, bukan kepastian.
Kami bahas 16 saham ini satu per satu, dan kenapa kelasnya begitu. Kamu bisa pause, ulang, dan kirim pertanyaan lewat WhatsApp.
Daftar saham, lot, dan harga rata-rata dari aplikasi sekuritas kamu. Tambahkan catatan kalau ada yang ingin ditanyakan.
Lewat Midtrans: transfer bank, e-wallet, atau kartu. Sekali bayar, tidak ada biaya lain.
Budi menilai tiap saham dari bisnisnya, harga beli kamu, dan porsinya. Kalau ada yang kurang jelas, kami tanya lewat WhatsApp.
Dalam 5 hari kerja, lewat WhatsApp dan email. Tonton, baca, dan putuskan sendiri.
Portofolio jauh di bawah modal dan ingin didampingi sampai balik modal? Lihat Recompound Balik Modal →
Bahwa harga akan naik. Skor adalah pendapat Budi hari ini, bukan ramalan. Yang kami pegang: jujur, saham demi saham.
Isi data, upload screenshot, bayar Rp500.000. Setelah pembayaran diterima, tim Recompound menghubungi kamu lewat WhatsApp.
Pasar tidak bisa diprediksi. Ini panduan, bukan jaminan hasil.
Ide dan analisis oleh tim Recompound. Edit dan tata letak dibantu AI.
Budi Ryan adalah Penasihat Investasi perorangan yang berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor Kep-1/PM.021/PI/2025). Recompound adalah platform; nasihat investasi diberikan oleh Budi Ryan selaku Penasihat Investasi berizin OJK. Recompound tidak mengelola, menyimpan, atau menerima dana klien. Dana tetap berada di rekening sekuritas atas nama klien sendiri. Saham adalah produk berisiko tinggi. Nilai investasi dapat turun dan modal dapat berkurang (capital loss). Lakukan analisis pribadi sebelum mengambil keputusan. Layanan ini tidak sesuai untuk seluruh kalangan investor. Bukan ajakan membeli atau menjual efek tertentu.
Ingin didampingi terus setelah grill ini? Lihat layanan utama Recompound →